Joss Nih! Apa Itu A/B Testing dalam FB ads Dan Bagaimana Melakukannya

header 728 x 90 3

Joss Nih! Apa Itu A/B Testing dalam FB ads Dan Bagaimana Melakukannya

APA ITU AB TESTING DALAM FB ADS DAN BAGAIMANA MELAKUKANNYA ARMY ALGHIFARI

Menyusul catatan saya beberapa waktu lalu, banyak sekali teman-teman advertiser yang menghubungi saya lewat PM untuk bertanya mengenai hal yang teknis. Terus terang agak kewalahan saya menjawabnya, karena kadang-kadang pertanyaan yang diajukan terlalu dasar dan itu semua sudah tersaji di Facebook help.

Saya sarankan kepada Anda yang baru memulai beriklan, mulailah dari belajar mandiri dulu. Habiskan waktu menggali ilmu dari Facebook help, baru kemudian Anda bisa berdiskusi dengan advertiser lain. Mengapa? Agar Anda lebih “nyambung” ketika berdiskusi.

Nah, ini link-nya: https://business.facebook.com/busin…

Mempelajari hal ini tidak terlalu sulit. Dalam waktu yang singkat Anda pasti bisa. Coba sempatkan 1 hari penuh untuk mempelajari hal-hal terkait teknis di dalam link tersebut.

Ok, sekarang kita lanjut pada materi utama.

Apakah pekerjaan utama seorang advertiser?

Betul bahwa secara tekstual pekerjaan seorang advertiser adalah memasang iklan. Namun pekerjaan sesungguhnya yang dilakukan adalah mengambil keputusan.

Keputusan yang tepat, lahir dari kecermatan seorang advertiser dalam membaca data-data pendukung, dimana data-data ini ada yang berserakan secara gratis, dan ada yang harus kita beli untuk mendapatkannya.

Saya tidak akan membahas secara keseluruhan, karena kalau dijabarkan akan sangat panjang. Salah satu cara yang ingin saya bahas adalah tentang cara mendapatkan data dengan A/B testing.

A/B testing dalam facebook ads berarti sebuah teknik perbandingan kinerja antara satu adset/ads terhadap adset/ads lainnya, demi menemukan sebuah winning adset/ads.

Pada algoritma FB terdahulu, kita seringkali melakukan A/B testing secara brute force; yakni menduplikat adset sebanyak-banyaknya, untuk menemukan adset mana yang terbaik. Benarkah? Saya tidak bisa membenarkan atau menyalahkan, tapi menurut saya pribadi, cara duplikat ini sudah tidak lagi efektif.

Selain antara satu adset dan yang lain akan saling kanibal, cara seperti ini akan memberikan kita peluang yang sangat rendah untuk menemukan “signifikansi statistik” (statistical significance). “Signifikansi statistik” adalah tujuan dari sebuah A/B testing. Melalui sebuah penelitian sederhana, kita akan menentukan adset mana yang paling memberikan perbedaan matriks secara signifikan antara satu dengan yang lain.

Sebagai contoh, misalkan Anda menjalankan 10 adset secara bersamaan (diasumsikan Anda membagi adset dengan formasi yang benar) dengan budget masing-masing Rp 500.000. Setelah Anda running selama 3 hari, terdapat 2 adset yang memberikan perbedaan mencolok pada matriks-matriks nya. Maka 2 adset tersebut lah yang dikatakan signifikan, atau dalam bahasa statistik 2 adset ini disebut pencilan.

Indikator Penting

Sebelum masuk ke dalam A/B Testing, saya ingin sedikit membagi indikator penting dalam FB. Kalau kita membuka dashboard facebook ads, terdapat banyak sekali matriks yang dimunculkan. Hal ini memberikan kerepotan tersendiri, terutama bagi mereka yang barusan memulai beriklan. Dulu saya juga begitu. Namun seiring berjalannya waktu, ternyata hanya ada beberapa indikator saja yang perlu kita perhatikan dan harus wajib sampai pada level “intuisi”, yang artinya kalau kita buka dashboard, kita harus langsung fokus pada bagian-bagian itu. Untuk Selanjutnya Di Sini Yaaa.

Demikian sharing saya tentang tulisan dari Mas Mrmy AlGhifari yaitu Joss Nih! Apa Itu A/B Testing dalam FB ads Dan Bagaimana Melakukannya

header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Artikel Tentang Semarang Dan Sekolah Bisnis Marketing OnlineDi Sini