CATATAN KANG RIANTO ASTONO TENTANG SEDAPNYA DIJUALI …

header 728 x 90 3

CATATAN KANG RIANTO ASTONO TENTANG SEDAPNYA DIJUALI …

catatan-kang-rianto-astono-sedapnya-dijuali
Ini adalah catatan pendek tentang pelajaran mental…
sekaligus penghayatan sederhana dari sebuah konsep,
bahwa ilmu adalah investasi

dan ilmu itu mahal harganya.

investasi ilmu
Sejauh mata memandang, sejauh pikiran menerawang, bisnis dan (mungkin) kehidupan adalah soal jual dan beli, dari kamar rumah sakit atau tempat praktik bidan tempat kita dilahirkan hingga akses internet yang digunakan untuk membaca notes ini.
Tapi entah kenapa, terutama di dunia online yang semakin sesak oleh penjual, kita cenderung takut dijuali, bahkan memisuh-misuh orang yang berjualan.
Padahal, seharusnya kita bersuka-cita dan berbahagia. Sebab seperti halnya pilkada, bukankah semakin banyak pilihan justru akan semakin menguntungkan?
Tentu,
Saya tidak mengatakan setiap tools baik Saya tidak mengatakan setiap buku cocok Saya tidak mengatakan setiap workshop dan seminar oke Saya hanya ingin membagikan pengalaman dan perasaan, bahwa dijuali itu sedap adanya.
Konsumerisme adalah kenyataan. Tapi kita tidak boleh menjadi konsumtif, sebab Anda dan saya selalu dapat memilih untuk membeli hanya yang kita butuhkan.

The Story

Sebagai seorang full-time internet marketer, saya selalu haus akan ilmu (dan belaian :v )
Hampir setiap akhir pekan, saya selalu mencari ilmu dan tools baru untuk mengisi cerebrum di otak dan membantu berbagai pekerjaan saya.
Dan saya punya mental yang sedikit berbeda. Mungkin saya saja yang mengganggapnya berbeda. Mungkin Anda pun sama.
Bahwa untuk menggunakan sebuah tools atau menerapkan sebuah ilmu dengan maksimal, saya harus membayarnya terlebih dahulu. Semakin mahal, semakin baik.

it works!
Dan ini adalah salah satu cerita …
Sekitar 5 atau 6 tahun lalu, saya pernah membeli sebuah ebook yang ditulis oleh orang Malaysia di forum digitalpoint seharga $50.
Dan betapa terkejutnya saya ketika mendapatkan ebook yang cukup mahal untuk saat itu berisi cuma 2 halaman saja!
Spontan saya kepingin marah.
Ketika saya kembali ke forum untuk melakukan komplain, ternyata thread dagangan buku tersebut telah ditutup oleh yang bersangkutan. Saya cuma bisa gigit jari sekaligus merasa tertipu dan sangat bodoh membeli ebook yang hanya butuh 5 menit untuk dibaca.
Anda mau tahu isi bukunya?
Itu adalah tentang teknik spamming Youtube untuk mendapatkan penghasilan dari program PPI (pay per install).
Tapi tahukah Anda apa yang pada akhirnya saya dapatkan dari ebook yang hanya 2 halaman itu?
Dalam kekecewaan sekaligus rasa penasaran, saya membaca ebook super tipis tersebut berulang-ulang.
Saya kumpulkan seluruh informasi dan teknik terkait, saya berikan sedikit twist dan terus melakukan eksperimen.
Hasilnya, selama 3 tahunan (hingga program PPI tempat saya bernaung PinballPublisherNetwork bangkrut), saya konsisten menghasilkan 5 digit US$ setiap bulan.
Ini serius, saya tidak pernah bercanda soal uang. 🙂
YES! Intinya hanya pada permainan mental saja. Jika saja waktu itu buku tersebut saya dapatkan secara cuma-cuma, maka saya tak akan pikir panjang untuk mengacuhkan isinya dan berakhir di tong sampah.
Buang mental gratisan + Temukan ilmu terbaik + Fokus + Persisten
Hasilnya luar biasa.

Sedapnya Dijuali

Sekali lagi, tidak semua buku dan tools itu baik dan cocok untuk Anda. Mereka hanya ilmu dan alat, dan jalan untuk membuang mental gratisan (kalau Anda sama seperti saya).
So, mulai saat ini, cobalah untuk melihat penjualan-penjualan yang ada sebagai KESEMPATAN. Sebagai KEKAYAAN pilihan. Sebagai REFERENSI. Sebagai peluang INVESTASI.
Sebagai Otoro atau Salmon Sashimi yang selalu sedap adanya 🙂
until next time,
RA
header niko 728 x 90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Artikel Tentang Semarang Dan Sekolah Bisnis Marketing OnlineDi Sini